preloader

Jalin Kerja Sama, Alumni Jentera Berkesempatan Tempuh S2 di University of Washington

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menjalin kerja sama dengan School of Law University of Washington, Amerika Serikat pada Selasa (28/5) di Seattle, Amerika Serikat. Penandatangan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan oleh Ketua STH Indonesia Jentera Arief T. Surowidjojo, dengan Dean School of Law Tamara F. Lawson, Toni Rembe Professor of Law pada University of Washington. 

Kerja sama antara STH Indonesia Jentera dengan School of Law University of Washington bertujuan untuk mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi hukum yang meliputi kesempatan bagi alumni dan Jentera menempuh studi S2 dan S3 di University of Washington; konferensi atau pelatihan bersama; pertukaran dosen, mahasiswa,dan peneliti; program visiting scholar; dan program-program lain yang dibutuhkan di masa depan. 

Kerja sama ini adalah tindak lanjut atas kunjungan delegasi University of Washington ke STH Indonesia Jentera pada Juli 2023 lalu. Dalam kunjungan tersebut, STH Indonesia dan University of Washington menyelenggarakan dialog bertajuk “Trends of Legal Education in the Global Transforming Society” dengan mahasiswa STH Indonesia Jentera.

 Kerja sama ini merupakan komitmen STH Indonesia Jentera untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan hukum melalui pendekatan komparatif interdisipliner dan experiental learning bagi pendidikan hukum Indonesia. Sebelumnya, STH Indonesia Jentera telah menjalin kerja sama dengan tiga universitas luar negeri ternama yaitu Australian National University; Melbourne Law School, University of Melbourne; dan Leiden Law School, Leiden University. Lewat kerja sama yang telah dibangun selama ini, STH Indonesia Jentera berharap dapat terus berkontribusi bagi pembaruan hukum dan penguatan demokrasi di Indonesia.

Hadir dalam penandatanganan nota kesepahaman ini adalah Wakil Ketua STH Indonesia Jentera Bidang Pengembangan Organisasi dan Kemitraan Aria Suyudi, Pengajar STH Indonesia Jentera Dian Rositawati, serta para profesor dari Director of Asian Law Center University of Washington yang dipimpin Prof. Xuan Thao Nguyen.