Usman Hamid

Usman Hamid

Staf Pengajar

Usman Hamid merupakan salah satu pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti pada 1999, kemudian meraih gelar Master of Philosophy Department of Political and Social Change, dari The Australian National University, Australia pada 2016. Usman juga pernah menjadi visiting scholar di Universitas Columbia, Amerika Serikat pada 2003 dan Chevening fellow di Universitas Nottingham, Inggris pada 2009. 

Selain mengajar, Usman merupakan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia. Sebelumnya, ia merupakan Koordinator Komite untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Usman juga terlibat mendirikan beberapa organisasi seperti Public Virtue Institute (PVI) dan Change.org Indonesia. Pada 2004, Usman ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi menjadi Anggota merangkap Sekretaris Tim Pencari Fakta untuk Pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.

Atas pengalamannya tersebut, Usman mengkhususkan perhatiannya pada isu hak asasi manusia, teori hukum, litigasi strategis, perubahan sosial, aktivisme digital, keadilan transisi, kampanye, dan advokasi kebijakan publik.

 

Pendidikan

Sarjana Hukum (S.H.) – Universitas Trisakti (1999)
Master of Philosophy (M. Phil) – The Australian National University, Australia (2016)

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Mahasiswa Jentera Terpilih Mengikuti IISMA 2021 di Michigan State University

Mahasiswa Jentera Angkatan IV, Aisyah Assyifa terpilih menjadi salah satu peserta Indonesian International Student Mobility […]

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Gugatan Tata Usaha Negara ke Kepala BNN

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, menjadi ahli dalam sidang yang […]

Berbisnis di Tengah Kekacauan Hukum: Legalisme Iliberal di Indonesia

Berbisnis di tengah kekacauan hukum: Legalisme iliberal di Indonesia merupakan penelitian yang berangkat dari situasi […]

Perlunya Reformasi Sistem Peradilan Pidana untuk Mengatasi Overcrowding Lapas

Beberapa saat yang lalu kita dikejutkan oleh pemberitaan mengenai kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang […]

Tantangan Tata Kelola Pemerintahahan Daerah di Masa Pandemi

  Selama satu setengah tahun terakhir, banyak pemerintah daerah yang harus bekerja lebih keras dalam […]

Jentera Sambut Mahasiswa Baru dengan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus

STH Indonesia Jentera menyelenggarakan Orientasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2020 pada 13-15 September 2021 secara […]

Orasi Ilmiah: Quo Vadis Kebebasan Akademik dan Tanggung Jawab Intelektual

Kebebasan berpikir, kebebasan akademik, dan kebebasan berpendapat merupakan hak universal dan penanda utama eksistensi kaum […]

Sambutan Ketua Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera dalam Wisuda Sarjana Ketiga dan Penerimaan Mahasiswa Baru Jentera Tahun 2021

Para Guru Besar, Pengajar, Sivitas Akademika dan Pimpinan, dan Anggota Senat Sekolah Tinggi Hukum Indonesia […]