Triawan Mardiasa

Triawan Mardiasa

Staf Operasional STH Indonesia Jentera

Sarjana Humaniora, Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya – Universitas Indonesia (2005—2010)

Pengelolaan data Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera, mulai dari pembuatan alur sampai penyimpannya, ditangani oleh Triawan Mardiasa—biasa dipanggil Aca. “Saya harus siap jika ada data yang dibutuhkan; membuatnya mudah diakses sehingga tidak menghambat pembelajaran,” itulah yang dilakukannya setiap hari. Data itu tidak hanya untuk kepentingan akademis dosen dan mahasiswa sehari-hari, tapi juga laporan akreditasi.

Menjadi Staf Operasional STH Indonesia Jentera membuatnya banyak belajar akan hal baru. Sejak bergabung pada 2015, Aca tertarik untuk mempelajari lebih lanjut sistem manajemen belajar yang merupakan “rumah” dari pengolahan sistem informasi. Terang saja, komputer programming dan pengolahan informasi merupakan dua minatnya menjadi satu. Hasil otodidak dan hasil belajar di Program Studi Ilmu Perpustakaan di Universitas Indonesia membuatnya semakin bergairah menjalankan tugasnya sehari-hari. Ia tetap melanggengkan cita-citanya untuk mengubah paradigma pustakawan, yaitu tidak sekadar memberikan informasi, tapi juga menganalisis data dan memproses data.

Sebenarnya, pustakawan adalah awal pertemuannya dengan YSHK. Aca pernah bekerja di Perpustakaan Hukum Dan S Lev pada 2010—2013. Lingkungan yang tidak kaku dan juga tidak ada jenjang di antara sesama rekan kerja membuatnya tertarik untuk kembali lagi. Di lingkungan seperti itu, pria yang suka main futsal ini merasa dapat mengemukakan ide-idenya.

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Strategi untuk Melawan Impunitas

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]

Sekolah Aman dan Nyaman Tanpa Kekerasan Seksual

Ancaman kekerasan seksual yang menimpa anak dan remaja belakangan mendapat perhatian serius.  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]

Jentera Terbitkan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus

STH Indonesia Jentera resmi memberlakukan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kampus melalui […]

Pengaturan Tindak Perkosaan dalam RUU TPKS

Urgensi pengaturan perihal tindak perkosaan dalam Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) dapat […]

Aspek-aspek Nonhukum dari Impunitas

  Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan […]

RUU Hukum Acara Perdata di Persimpangan Jalan

Di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat dan permasalahan masyarakat yang sangat beragam diperlukan instrumen […]

Jentera dan Kepaniteraan Mahkamah Agung Sepakati Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia […]

Impunitas dalam Sistem Hukum Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]