Rival Ahmad

Rival Ahmad

Staf Pengajar

Rival merupakan pengajar dan salah satu perintis pendirian Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera. Ia memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 2000. Dua tahun sebelum kelulusannya, ia sudah bergabung dengan Pusat Studi Hukum & Kebijakan Indonesia (PSHK) sebagai peneliti. Ia kemudian melanjutkan pendidikan jenjang master di Melbourne Law School dan lulus pada 2009. Selama mengikuti program Master of Laws itu, ia juga menjadi asisten peneliti di Asia Law Center (ALC) University of Melbourne.

Minat Rival pada studi-studi hukum dasar dan interdisipliner hukum membuatnya bergabung dan mendirikan beberapa perkumpulan dan asosiasi, yakni Perkumpulan Pembaruan Hukum berbasis Masyarakat dan Ekologi (HuMa), Epistema Institute, dan Asosiasi Filsafat Hukum Indonesia (AFHI). Sejak 2004, Rival mulai mengembangkan minat pada pendidikan hukum. Ia merintis pelatihan legislative drafting yang menjadi sarana pengembangan program PSHK sekaligus ajang pengembangan metode dan keterampilan mengelola pembelajaran hukum yang baru. Pengalaman itu yang menjadi salah satu modal dasar bagi perintisan Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera.

Melalui keterlibatannya dalam berbagai organisasi dan penelitian, Rival menjadikan bidang hukum dalam masyarakat, perancangan peraturan perundang – undangan, metode penelitian sosio-legal, gender dan hukum, serta pendidikan hukum sebagai minat dan keahliannya.

Pendidikan

Sarjana Hukum (S.H.) – Universitas Indonesia (2000)
Master of Laws (LL.M) – The University of Melbourne, Australia (2009)

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Mendorong Reformasi Hukum Acara Perdata yang Berdimensi Kemudahan, Kekinian, dan Inklusif

Pengajar Jentera, Aria Suyudi didapuk menjadi salah satu narasumber dalam diskusi publik bertajuk “Mendorong Reformasi […]

Mengenang Peran Greg Churcill dalam Pembaruan Hukum di Indonesia

STH Indonesia Jentera bersama The Asia Foundation, Hukumonline, Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan (LeIP), […]

Jentera dan Astra International Menyelenggarakan Pelatihan Basic Legal

STH Indonesia Jentera bersama PT Astra International Tbk. menyeleggarakan Pelatihan Basic Legal pada Senin (30/5/2022) […]

Peluang Penghapusan Impunitas di Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]

Mahasiswa Jentera Memenangkan Kompetisi Opini Legal UNISSULA Law Fair II 2022

Mahasiswa STH Indonesia Jentera, Osan Ramdan dan Ravina Isnar berhasil menjadi Juara Harapan I dalam […]

Muhammad Faiz Aziz Menjadi Pengajar Tamu di University of Santo Tomas Filipina

Pengajar STH Indonesia Jentera, Muhammad Faiz Aziz, menjadi pengajar tamu dalam mata kuliah Perbandingan Pemerintah […]

Strategi untuk Melawan Impunitas

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]

Sekolah Aman dan Nyaman Tanpa Kekerasan Seksual

Ancaman kekerasan seksual yang menimpa anak dan remaja belakangan mendapat perhatian serius.  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]