Hamid Chalid

Hamid Chalid

Staf Pengajar

Tentang

Hamid Cholid mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada 1991, kemudian ia melanjutkan studinya ke University of Melbourne Australia untuk memperoleh gelar Master of Laws (LL.M.) pada 1998. Gelar Doctor of Law (Dr.) didapatkan dari Universitas Indonesia pada 2009. Ia merupakan founder beberapa organisasi seperti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Imperial Education Foundation, serta kantor pengacara di Chalid and Partners. Saat ini, selain menjabat sebagai Wakil Rektor di Universitas Indonesia, Hamid masih aktif mengajar di FHUI yang telah dijalani sejak 1992.

Bidang Keahlian

Hukum Tata negara, Hukum Perusahaan, Kepailitan dan Penyelesaian Sengketa, Ekonomi Islam, Sistem Keuangan, Anti Monopoli dan Hukum Persaingan Usaha Tidak Sehat, Bisnis dan Kebijakan merupakan bidang keahlian Hamid Cholid.

Pengalaman Mengajar

Hamid telah memiliki pengalaman mengajar selama puluhan tahun. Ia telah menjadi pengajar beberapa mata kuliah, seperti Negara dalam Perspektif Hukum Islam dan Asas-asas Hukum Tata Negara di Fakultas Hukum Universitas Indonesia sejak 1992.

Aktivitas

Tahun Aktivitas
2014-Sekarang Vice Rector for HR, Development and Partnership Universitas Indonesia
2014 Vice Dean for Academic, Research & Students Affairs Faculty of Law, University of Indonesia
2007-Sekarang Permanent Advisor Al-Azhar Syifa Budi Schools Network
2004-Sekarang Founder Imperial Education Foundation
1992 Senior Lecture Faculty of Law, University of Indonesia
2002-2005 Founder CHALID & PARTNERS Law Firm
2000-2002 A Steering Committee member of the Drafting Team of Anti Corruption Commission Bill of the Department of Justice and Human Rights
A Steering Committee member of the Drafting Team of Anti-Money Laundering Bill
A board member of the Joint Investigative Team against Corruption (Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi–TGPTPK) appointed by the Attorney General (2000-2001).
1999-2002 An Executive Director of an organization named Partnership for Business Competition (PBC) with economic and legal aspects related to Business Competition as its main concentration of activities
1998-Sekarang A Board Member of the Indonesian Society for Transparency (Masyarakat Transparansi Indonesia–MTI)
Pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia—PSHK
1994-1996 Associate Lawyer at the “Erman & Associates” Law Office
an Ad-Hoc Consultant for Legal Reform Project (LRP) Facility

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Sidang Uji Materiil UU Minerba

Ketua Bidang Studi Hukum Pidana Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, memberikan […]

OPIUM Jentera: Peluang Penerapan Prinsip-Prinsip Plea Bargain dalam Rancangan KUHAP

Guna memfasilitasi masukan yang menganggap Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) sudah tidak relevan dengan […]

Peluang Penerapan Prinsip-Prinsip Plea Bargain dalam Rancangan KUHAP

Saat diundangkan, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai sebagai karya agung bangsa Indonesia, mengandung […]

Napak Tilas Jejak Cak Munir dalam Perjuangan Buruh

Munir, buruh, dan pekerja migran adalah ikon yang saling berikat kuat satu sama lain. Pada […]

RUU Hukum Acara Perdata dan Arah Reformasi Eksekusi Perdata

Pemerintah melalui instrumen perencanaan pembangunan nasional sudah menyinggung reformasi hukum perdata dan hukum acara perdata. […]

Peran Penting Bahasa dalam Pembentukan Hukum dan Kebijakan

Bidang Studi Dasar-dasar Ilmu Hukum STH Indonesia Jentera bersama Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia […]

Prinsip Pemidanaan dalam Rancangan KUHP

Pengajar Jentera, Anugerah Rizki Akbari dan Rifqi S. Assegaf menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Sentencing Principles […]

Mahasiswa Jentera Terbitkan Podcast Suara Jentera

Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera mata kuliah Kewarganegaraan tahun 2021/2022 mengerjakan proyek kelompok dengan […]