Kabar

Tips Ampuh Merancang Kontrak Bisnis Berkualitas untuk Pekerja Kreatif

Posted by on 27/07/2018 in Kabar, Kegiatan

Senin (16/7) kemarin, Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera bekerja sama dengan Kios Ojo Keos menyelenggarakan workshop bertajuk “Membaca Kontrak untuk Pekerja Kreatif”. Agenda yang dilangsungkan di Kios Ojo Keos tersebut mengundang pengajar Mata Kuliah Hukum Bisnsis STH Indonesia Jentera, Eryanto Nugroho, guna membedah problematika seputar kontrak kerja dan tata cara penyusunannya. Workshop tersebut juga diharapkan dapat menjadi bekal untuk para pekerja kreatif agar dapat memahami hak dan kewajiban dalam kontrak, serta menghindari perselisihan di kemudian hari dengan pemberi kerja.

Dalam paparannya, Ery menjelaskan bahwa kontrak kerja merupakan salah satu bentuk perikatan yang lahir dari perjanjian baik secara lisan maupun tulisan. Kontrak kerja tersebut disusun sebagai dasar, baik pemberi kerja maupun pekerja, untuk mendapatkan kepastian, keadilan, dan prediksi terhadap resiko yang kemungkinan akan terjadi. Ery menambahkan, dalam penyusunan kontrak terdapat empat syarat sah. Keempat syarat tersebut adalah kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak, kecakapan para penyusun kontrak, ihwal yang tertera dalam kontrak dan sebab yang sesuai, yang melatarbelakangi penyusunan kontrak.

Ery kemudian menjabarkan beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam penyusunan kontrak. Langkah-langkah tersebut adalah memeriksa kecakapan pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan kontrak. Selanjutnya diperlukan pemetaan resiko sehingga dapat dipersiapkan langkah-langkah dalam meminimalisirnya. Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik benar, serta objek yang jelas juga merupakan hal-hal yang penting untuk diperhatikan dalam penyusunan kontrak. Yang terakhir, karena penyusunan kontrak ini diperuntukkan bagi pekerja kreatif, maka aspek Hak Kekayaan Intelektual juga menjadi penting untuk disertakan.

Kabar

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Sidang Uji Materiil UU Minerba

Ketua Bidang Studi Hukum Pidana Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, memberikan […]

OPIUM Jentera: Peluang Penerapan Prinsip-Prinsip Plea Bargain dalam Rancangan KUHAP

Guna memfasilitasi masukan yang menganggap Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) sudah tidak relevan dengan […]

Peluang Penerapan Prinsip-Prinsip Plea Bargain dalam Rancangan KUHAP

Saat diundangkan, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai sebagai karya agung bangsa Indonesia, mengandung […]

Napak Tilas Jejak Cak Munir dalam Perjuangan Buruh

Munir, buruh, dan pekerja migran adalah ikon yang saling berikat kuat satu sama lain. Pada […]

RUU Hukum Acara Perdata dan Arah Reformasi Eksekusi Perdata

Pemerintah melalui instrumen perencanaan pembangunan nasional sudah menyinggung reformasi hukum perdata dan hukum acara perdata. […]

Peran Penting Bahasa dalam Pembentukan Hukum dan Kebijakan

Bidang Studi Dasar-dasar Ilmu Hukum STH Indonesia Jentera bersama Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia […]

Prinsip Pemidanaan dalam Rancangan KUHP

Pengajar Jentera, Anugerah Rizki Akbari dan Rifqi S. Assegaf menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Sentencing Principles […]

Mahasiswa Jentera Terbitkan Podcast Suara Jentera

Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera mata kuliah Kewarganegaraan tahun 2021/2022 mengerjakan proyek kelompok dengan […]