Kabar

STH Indonesia Jentera: Profesi Setelah Kuliah Hukum

Posted by on 06/12/2016 in Kabar, Kegiatan

Bertepatan dengan diselenggarakannya acara bertema pendidikan dengan judul Cikal Career Chat pada Sabtu, 3 Desember 2016, STH Indonesia Jentera melakukan roadshow ke Sekolah Menengah Cikal-Amri di Cipayung, Jakarta Timur. Pada acara itu, STH Indonesia Jentera berkesempatan untuk membuka booth konsultasi bagi peserta acara.

Kemudian, STH Indonesia Jentera juga menyediakan photo booth dengan tema “Masuk Sekolah Hukum, Aku Mau Jadi…..” yang dapat digunakan oleh peserta untuk berfoto sekaligus mengenali macam-macam profesi hukum. Mereka bisa memilih berbagai profesi hukum yang ada untuk digunakan sebagai perlengakapan berfoto, yaitu hakim, pengacara, jaksa, notaris, peneliti, jurnalis, dosen, in-house lawyer, perancang peraturan, staf ahli, diplomat, administratur, polisi, panitera, dan tentara. Tidak hanya peserta acara yang didominasi pelajar SMA, beberapa orang tua wali murid juga menyempatkan diri untuk berfoto di sana.

Cikal Career Chat juga menyelenggarakan diskusi panel tentang pengenalan berbagai macam profesi kepada peserta; siswa Sekolah Menengah Cikal dan peserta umum. Salah satu profesi yang diulas adalah pengacara secara khusus dan profesi hukum secara umum. Ahmad Fikri Assegaf selaku pendiri STH Indonesia Jentera dan pengacara andal bercerita tentang pengalamannya sebagai sarjana hukum dan lika-liku profesinya. Lebih lanjut, Fikri juga memperkenalkan STH Indonesia Jentera sebagai kampus hukum yang bercita-cita sebagai kampus hukum pencetak reformis dan pembaharu hukum di Indonesia.

Hadir dalam satu panel dengan Fikri, Irma Yunita sebagai professional legal dari PT Telkom Telstra dan Ario Pudianingrat sebagai IT Engineer Telkomsel. Kelas panel yang diisi oleh Fikri berlangsung menarik dan interaktif, banyak pertanyaan diajukan oleh peserta terkait profesi-profesi yang dipresentasikan.

Penulis: DMI

Editor: APH

 

Kabar

Strategi untuk Melawan Impunitas

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]

Sekolah Aman dan Nyaman Tanpa Kekerasan Seksual

Ancaman kekerasan seksual yang menimpa anak dan remaja belakangan mendapat perhatian serius.  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]

Jentera Terbitkan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus

STH Indonesia Jentera resmi memberlakukan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kampus melalui […]

Pengaturan Tindak Perkosaan dalam RUU TPKS

Urgensi pengaturan perihal tindak perkosaan dalam Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) dapat […]

Aspek-aspek Nonhukum dari Impunitas

  Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan […]

RUU Hukum Acara Perdata di Persimpangan Jalan

Di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat dan permasalahan masyarakat yang sangat beragam diperlukan instrumen […]

Jentera dan Kepaniteraan Mahkamah Agung Sepakati Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia […]

Impunitas dalam Sistem Hukum Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]