Kabar

Setelah Bandung, Mahasiswa Jentera Ukir Penghargaan Ajang MUN di Bali

Posted by on 04/09/2018 in Kabar, Kegiatan

Muhammad Kahfi Rahmad Sampurno kembali mengukir prestasi di ajang Model United Nations. Kahfi, sapaan akrabnya, berhasil meraih penghargaan Most Outstanding Delegate di ajang Bali Udayana Model United Nations, yang diselenggarakan di Denpasar, Bali, pada Sabtu-Selasa (11-14/8). Acara bertema “World in Upheaval” diikuti oleh 50 delegasi dari beberapa universitas di Indonesia dan Malaysia. Semakin menarik, ajang tersebut juga melibatkan beberapa dewan juri dari Malaysia.

Dalam sesi sidang komite, Kahfi berperan sebagai diplomat representasi Syrian Arab Republic yang tergabung dalam Disarmament and International Security Council (DISEC). Dalam komite tersebut, Kahfi menyuarakan pelarangan penggunaan senjata oleh negara-negara adidaya pada sebuah negara, tanpa adanya persetujuan dari negara yang bersangkutan. Isu tersebut menjadi penting untuk diangkat, mengingat beberapa preseden penggunaan senjata dengan dalih untuk memburu teroris di suatu negara, yang justru banyak merugikan negara terdampak. Peredaran senjata tersebut tak jarang juga tertuju kepada kelompok separatis yang berupaya untuk menggulingkan kekuasaan sah pada sebuah negara. Hal tersebut yang tengah terjadi di Suriah, di mana Amerika Serikat, Inggris dan Prancis melanggar yurisdiksi Suriah dengan menyuplai senjata ke kelompok separatis, yakni Al-Nusra.

Kahfi juga menyoroti penggunaan robot dan artificial intelligence di Suriah yang menurutnya belum terlalu diperlukan. Hal tersebut dikarenakan Suriah yang belum memiliki kemampuan teknologi yang mumpuni, sehingga dapat terhindar dari dominasi dan pengaruh negara-negara besar penguasa teknologi. Bagi Kahfi, dengan mengikuti Bali Udayana Model United Nations, ia memiliki sarana untuk mengimplementasikan ilmu yang dimiliki guna memahami konstelasi global. Kahfi juga berharap agar Mahasiswa STH Indonesia Jentera lainnya dapat turut berpartisipasi di ajang serupa, untuk lebih mengasah analisis dan memperkaya wawasan dengan bertukar pendapat dengan rekan sesama mahasiswa dari universitas lain. (MH)

Kabar

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Sidang Uji Materiil UU Minerba

Ketua Bidang Studi Hukum Pidana Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, memberikan […]

OPIUM Jentera: Peluang Penerapan Prinsip-Prinsip Plea Bargain dalam Rancangan KUHAP

Guna memfasilitasi masukan yang menganggap Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) sudah tidak relevan dengan […]

Peluang Penerapan Prinsip-Prinsip Plea Bargain dalam Rancangan KUHAP

Saat diundangkan, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai sebagai karya agung bangsa Indonesia, mengandung […]

Napak Tilas Jejak Cak Munir dalam Perjuangan Buruh

Munir, buruh, dan pekerja migran adalah ikon yang saling berikat kuat satu sama lain. Pada […]

RUU Hukum Acara Perdata dan Arah Reformasi Eksekusi Perdata

Pemerintah melalui instrumen perencanaan pembangunan nasional sudah menyinggung reformasi hukum perdata dan hukum acara perdata. […]

Peran Penting Bahasa dalam Pembentukan Hukum dan Kebijakan

Bidang Studi Dasar-dasar Ilmu Hukum STH Indonesia Jentera bersama Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia […]

Prinsip Pemidanaan dalam Rancangan KUHP

Pengajar Jentera, Anugerah Rizki Akbari dan Rifqi S. Assegaf menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Sentencing Principles […]

Mahasiswa Jentera Terbitkan Podcast Suara Jentera

Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera mata kuliah Kewarganegaraan tahun 2021/2022 mengerjakan proyek kelompok dengan […]