Kabar

Peran Balai Harta Peninggalan juga Penting

Posted by on 09/06/2017 in Kabar, Kegiatan, Kuliah Tamu

Tahun ini merupakan tahun kedua STH Indonesia Jentera menjalin relasi dengan Balai Harta Peninggalan (BHP) DKI Jakarta. Setelah tahun sebelumnya mahasiswa STH Indonesia Jentera mengunjungi BHP DKI Jakarta untuk kuliah di sana, pada tahun ini, Ketua BHP DKI Jakarta Nurhendro Putranto langsung hadir dan memberikan kuliah. Kuliah itu diselenggarakan pada Selasa, 31 Mei 2017 dalam rangka kuliah terakhir yang menutup rangkaian perkuliahan Hukum Perdata.

 

Kuliah kali ini memaparkan tugas dan fungsi BHP terkait dengan implementasi hukum perdata di Indonesia, terutama yang berhubungan dengan pengurusan aset-aset yang tidak bertuan. Eksistensi BHP, menurutnya, sangat penting dan bahkan penyebutan berulang kata “Balai Harta Peninggalan” dalam KUH Perdata menunjukkan eksistensi BHP yang diakui oleh undang-undang. Jika ada permasalahan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan perwalian, pengampuan, aset tidak bertuan, dan sebagainya, BHP merupakan institusi negara yang hadir yang dapat membantu subjek hukum perdata di negeri ini. Namun, Nurhendro Putranto memaparkan peran vital itu sering kali dikesampingkan oleh masyarakat dan juga para pegiat hukum.

 

Eksistensi BHP perlu diperkuat. Karena relasi peran BHP yang amat kuat dengan lembaga peradilan khusus di bidang perdata, Nurhendro Putranto secara pribadi mengusulkan kedudukan BHP lebih berada di bawah Mahkamah Agung. BHP, menurutnya, dilepaskan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan berada di bawah lembaga yudikatif.

Penulis: MFA
Editor: APH

Kabar

Mahasiswa Jentera Terpilih Mengikuti IISMA 2021 di Michigan State University

Mahasiswa Jentera Angkatan IV, Aisyah Assyifa terpilih menjadi salah satu peserta Indonesian International Student Mobility […]

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Gugatan Tata Usaha Negara ke Kepala BNN

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, menjadi ahli dalam sidang yang […]

Berbisnis di Tengah Kekacauan Hukum: Legalisme Iliberal di Indonesia

Berbisnis di tengah kekacauan hukum: Legalisme iliberal di Indonesia merupakan penelitian yang berangkat dari situasi […]

Perlunya Reformasi Sistem Peradilan Pidana untuk Mengatasi Overcrowding Lapas

Beberapa saat yang lalu kita dikejutkan oleh pemberitaan mengenai kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang […]

Tantangan Tata Kelola Pemerintahahan Daerah di Masa Pandemi

  Selama satu setengah tahun terakhir, banyak pemerintah daerah yang harus bekerja lebih keras dalam […]

Jentera Sambut Mahasiswa Baru dengan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus

STH Indonesia Jentera menyelenggarakan Orientasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2020 pada 13-15 September 2021 secara […]

Orasi Ilmiah: Quo Vadis Kebebasan Akademik dan Tanggung Jawab Intelektual

Kebebasan berpikir, kebebasan akademik, dan kebebasan berpendapat merupakan hak universal dan penanda utama eksistensi kaum […]

Sambutan Ketua Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera dalam Wisuda Sarjana Ketiga dan Penerimaan Mahasiswa Baru Jentera Tahun 2021

Para Guru Besar, Pengajar, Sivitas Akademika dan Pimpinan, dan Anggota Senat Sekolah Tinggi Hukum Indonesia […]