Miko Ginting

Miko Ginting

Staf Pengajar

Miko Ginting adalah pengajar pada Bidang Studi Hukum Pidana Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera sejak awal pendirian perguruan tinggi ini. Pada 2015-2018, Miko merupakan Ketua Bidang Studi Hukum Pidana Jentera yang pertama. Miko, panggilan akrabnya, menempuh studi di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dan lulus dengan predikat Cum Laude pada 2012. Ketika lulus dari jenjang sarjana dengan tugas akhir mengenai Hak Imunitas Advokat dalam Sistem Peradilan Indonesia, ia diberikan penghargaan The Inspirational Alumni oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Pada 2015, ia diberikan penghargaan The Young Talented Alumni oleh Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.

Ia pernah mengikuti pelatihan nongelar untuk topik Course on Social Research Method di National University of Singapore bekerja sama dengan International Political Science Association pada 2014. Sebagai akademisi dan pegiat publik, ia sering diminta menjadi narasumber dalam berbagai forum serta di media populer. Pada 2020, ia memutuskan untuk melanjutkan studi dan memperoleh gelar Master of Arts in the Sociology of Law dari The International Institute of the Sociology of Law, Universidad Des Pais Vasco, Oñati, Basque, Spanyol. Ia menulis tesis mengenai dimensi politik moralitas dalam perubahan hukum dengan lebih spesifik melihat soal konflik dan kompetisi antar-nilai dalam perubahan hukum. Sejak April 2021, Miko menjabat sebagai Juru Bicara Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia.

Area yang menjadi fokusnya adalah reformasi peradilan, sistem peradilan pidana, kebijakan hukum pidana, perspektif socio-legal dalam hukum pidana, hak asasi manusia, dan mekanisme akuntabilitas dalam sistem peradilan pidana.

 

Pendidikan:
Sarjana Hukum (S.H.) – Universitas Padjadjaran (2012)
Master of Arts (M.A.) dalam bidang Socio-legal – The International Institute of the Sociology of Law, Universidad Des Pais Vasco, Oñati, Basque, Spanyol (2020)

Aktivitas

Tahun Aktivitas
2012-sekarang Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK)
2015-sekarang Pengajar Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera
2012-sekarang Anggota aktif dalam beberapa kelompok masyarakat sipil, seperti Komite untuk Pembaharuan Hukum Acara Pidana, Aliansi Nasional Reformasi KUHP, Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi, Koalisi Pemantau Peradilan, Koalisi Anti Pemidanaan yang Dipaksakan, dan Koalisi Anti Kriminalisasi.



Daftar Mata Kuliah

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Jentera dan KOMPAK Menyelenggarakan Pelatihan Advokasi Kebijakan Publik

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) menyelenggarakan pelatihan […]

Pengajar Jentera Dilantik Menjadi Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Negeri Palangkaraya

Seluruh sivitas akademika Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengucapkan selamat atas terpilihnya Muji Kartika […]

Empat Perguruan Tinggi Hukum Menyerahkan Prosiding Konsultasi Nasional Pembaruan KUHP 2021 pada Kementerian Hukum dan HAM RI dan Tim Perumus RKUHP

Pusat Studi Kebijakan Kriminal Universitas Padjadjaran, Pusat Pengembangan Riset Sistem Peradilan Pidana (PERSADA) Universitas Brawijaya, […]

Jentera Jalin Kerja Sama dengan SBM ITB

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menandatangani Perjanjian Nota Kesepahaman dengan Sekolah Bisnis dan Manajamen […]

Jentera bersama BI Menyelenggarakan Pelatihan Hukum Siber dan Keuangan Digital

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Bank Indonesia menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Hukum Siber dan Keuangan […]

Memahami Permasalahan Kelompok Rentan Berhadapan dengan Hukum

Kondisi buruk kerap dihadapi anak-anak saat berhadapan dengan hukum dalam posisi sebagai tersangka atau terdakwa. […]

Pentingnya Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) bagi Organisasi

Pemahaman perihal tindak korupsi menjadi hal yang penting sebagai salah satu upaya pemberantasan korupsi itu […]

Jentera dan SMAS Citra Kasih Jakarta Selenggarakan Diskusi terkait Bullying

Merujuk data U.S. Department of Health and Human, perilaku bullying atau perisakan dalam bahasa Indonesia, […]