Fritz Edward Siregar

Fritz Edward Siregar

Staf Pengajar

Fritz saat ini merupakan Anggota Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia sehingga ia harus nonaktif sebagai pengajar di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera. Sebelumnya, selain mengajar ia juga merupakan Ketua Unit Akreditasi dan Penjaminan Mutu di Jentera. Fritz meraih gelar doktor dari Universitas New South Wales, Australia pada 2016. Sebelumnya, ia memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 2000 dan Master of Laws dari Erasmus University of Rotterdam, Belanda pada 2002. 

Selama 2004—2009, Fritz menjadi bagian dari generasi pendiri Mahkamah Konstitusi Indonesia sebagai Asisten Hakim Maruarar Siahaan. Ia juga terpilih sebagai orang asing pertama yang bekerja sebagai intern Associate di High Court of Australia pada 2006. Sebelum melanjutkan studi doktoralnya, Fritz bekerja pada Proyek International Monetary Fund (IMF) untuk melaksanakan program reformasi hukum di Indonesia. Sebagai penerima Australian Leadership Award pada 2011, penelitian doktoral Fritz fokus pada perilaku peradilan dan judicialisation dari Mahkamah Konstitusi Indonesia.

Dengan pengalaman kerjanya di Mahkamah Konstitusi, Fritz mendalami bidang peradilan konstitusi, judicial review, judicial politics, dan judicial behavior. Berkat menjalani berbagai macam penelitian, Fritz pun mendalami bidang pemerintahan daerah, sengketa hasil penghitungan suara (pilkada), serta monitoring dan evaluasi.

 

Pendidikan:

Sarjana Hukum (S.H.) – Universitas Indonesia (2000)
Master of Laws (LL.M.) Erasmus School of Law, Belanda (2002)
Juridicae Scientiae Doctor (J.S.D.) – University of New South Wales, Australia

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

MK Dinilai Tidak Menggali Kebenaran dalam Putusan Pengujian UU KPK

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera menyelenggarakan Diskusi Konstitusi dan Legisprudensi (DIKSI) bertajuk “Menyibak Putusan MK […]

Perkembangan Karir Pekerja Informasi Hukum

Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev bekerja sama dengan Asosiasi Pekerja Hukum Indonesia (APIHI) menyelenggarakan Law […]

Ketua Jentera Resmi Melantik Ketua dan Wakil Ketua BEM serta Ketua BPM STH Indonesia Jentera 2021-2022

Pengurus baru Badan Eksekutif Mahasiswa dan Badan Perwakilan Mahasiswa STH Indonesia Jentera 2021-2022 dilantik secara […]

Jentera bersama OJK Menyelenggarakan Pelatihan Analisis Permasalahan Hukum Sektor Jasa Keuangan

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia (OJK) menyelenggarakan pelatihan bertajuk […]

Proyeksi Desain Kelembagaan Penuntutan dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menyelenggarakan diskusi Obrolan Puri Imperium (OPIUM) bertajuk “Proyeksi Desain […]

Pengajar STH Indonesia Jentera Terpilih Menjadi Juru Bicara Komisi Yudisial

Seluruh sivitas akademika Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengucapkan selamat atas terpilihnya Miko Ginting […]

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Persidangan Penghadangan Kegiatan Tambang untuk Hak Lingkungan

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, menjadi ahli dalam persidangan yang […]

Revisi UU Mahkamah Konstitusi Dinilai Cacat Formil

  Di tengah pandemi Covid-19, DPR dan pemerintah mengesahkan UU Nomor 7 Tahun 2020 tentang […]