Estu Dyah Arifianti

Estu Dyah Arifianti

Staf Pengajar

Estu Dyah Arifianti bergabung sejak 2014. Estu—panggilan akrabnya—terlibat dalam berbagai judul penelitian dan kegiatan advokasi publik. Dalam bidang penelitian, ia menuangkan pikirannya untuk menyusun kerangka hukum disabilitas dan penelitian mengenai peradilan gugatan sederhana (small claims court). Kegiatan advokasi publik ia lakoni dengan bergabung dalam dua koalisi masyarakat sipil, yakni Koalisi Masyarakat Pemantau Peradilan (KPP) dan Koalisi Masyarakat Peduli Pelayanan Publik (MP3). Di samping itu, ia juga melakukan pemantauan terhadap proses legislasi yang dilakukan di DPR. Semua kegiatan itu ia lakukan dengan nyaman dan penuh semangat, apalagi ia merasa berada di lingkungan kerja yang penuh kekeluargaan meskipun tetap serius. Di tempat ini pula, ia mendapat kesempatan luas untuk mengembangkan diri.Estu memulai kariernya sebagai peneliti setelah kelulusannya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 2014. Tidak heran, semasa kuliah, ia aktif dalam kegiatan kompetisi hukum tingkat nasional Sciencesational dan anggota Badan Pengurus Harian Lembaga Kajian Keilmuan Fakultas Hukum UI (BPH LK2 FHUI). Ia juga pernah dilibatkan dalam dua penelitian yang dilaksanakan Staf Ahli Bidang Hukum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selepas kuliah, ia pernah menjadi asisten peneliti program televisi nasional bernama “Quo Vadis Indonesia” yang mengulas berbagai permasalahan hukum di Indonesia.

Selain kecintaannya terhadap hukum, Estu memiliki perhatian besar terhadap seni. Jika memiliki waktu luang, ia gemar mengunjungi galeri-galeri seni dan tidak jarang menghadiri berbagai pementasan teater. Tak hanya itu, tidak butuh waktu lama bagi Estu untuk menyelesaikan satu judul novel. Pun jika diajak jalan-jalan, ia tidak akan menolak.

 

Sarjana Hukum (S.H.) – Universitas Indonesia (2014)

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Sidang Uji Materiil UU Minerba

Ketua Bidang Studi Hukum Pidana Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, memberikan […]

OPIUM Jentera: Peluang Penerapan Prinsip-Prinsip Plea Bargain dalam Rancangan KUHAP

Guna memfasilitasi masukan yang menganggap Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) sudah tidak relevan dengan […]

Peluang Penerapan Prinsip-Prinsip Plea Bargain dalam Rancangan KUHAP

Saat diundangkan, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai sebagai karya agung bangsa Indonesia, mengandung […]

Napak Tilas Jejak Cak Munir dalam Perjuangan Buruh

Munir, buruh, dan pekerja migran adalah ikon yang saling berikat kuat satu sama lain. Pada […]

RUU Hukum Acara Perdata dan Arah Reformasi Eksekusi Perdata

Pemerintah melalui instrumen perencanaan pembangunan nasional sudah menyinggung reformasi hukum perdata dan hukum acara perdata. […]

Peran Penting Bahasa dalam Pembentukan Hukum dan Kebijakan

Bidang Studi Dasar-dasar Ilmu Hukum STH Indonesia Jentera bersama Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia […]

Prinsip Pemidanaan dalam Rancangan KUHP

Pengajar Jentera, Anugerah Rizki Akbari dan Rifqi S. Assegaf menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Sentencing Principles […]

Mahasiswa Jentera Terbitkan Podcast Suara Jentera

Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera mata kuliah Kewarganegaraan tahun 2021/2022 mengerjakan proyek kelompok dengan […]