Erman Rajagukguk

Erman Rajagukguk

Tentang

Prof. Erman Rajagukguk menerima penghargaan dari University of Washington Chapter of The Order of the Coif pada 28 November 2001 sebagai penghargaan atas kesetiaannya pada dunia akademis dan pengabdiannya kepada masyarakat. Selain sebagai pendiri STH Indonesia Jentera, ia adalah seorang Guru besar. Ia telah menjadi promotor bagi 40 doktor Ilmu Hukum, 11 di antaranya kemudian menjadi Guru Besar. 

Prof. Erman sendiri memulai pendidikan tingginya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Ia mendapatkan gelar Sarjana Hukum pada 1975. Ia merupakan pendiri kantor hukum Erman & Associates (1975—1980). Selama 1975—1980, ia dipercaya sebagai redaktur majalah Hukum dan Pembangunan Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Kemudian, ia menjadi konsultan hukum di Adnan Buyung Nasution & Associates pada 1980—1982. Ia melanjutkan studinya di University of Washington School of Law, Seattle. Gelar Master of Laws (LL.M.) didapatnya pada 1984. Tidak berhenti, gelar Doktor (Ph.D.) juga didapat dari universitas yang sama pada 1988.

Sepulangnya ke Indonesia, Prof. Erman kembali menjadi konsultan hukum. Ia juga mengajar di berbagai universitas. Pada 1990—1994, ia kemudian diangkat sebagai Pembantu Dekan Bidang Akademik Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Tiga tahun kemudian, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Tahun berikutnya, ia diangkat menjadi Direktur Jendral Hukum & Perundang-Undangan Departemen Kehakiman Republik Indonesia sebelum diangkat sebagai Wakil Sekretaris Kabinet Republik Indonesia hingga April 2005. Prof. Erman juga dipercayai sebagai Ketua Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 2000—2004.

Bidang Keahlian

Sudah lebih dari 40 tahun, Prof. Erman menukuni ilmu hukum. Hukum agraria dan hukum investasi merupakan sebagian dari rentetan keahliannya.

Pengalaman Mengajar

Selain pengalamannya sebagai konsultan hukum, Prof. Erman juga memiliki pengalaman mengajar sebagai dosen Fakultas Hukum di berbagai universitas,seperti Universitas Indonesia, Universitas Sumatra Utara, Universitas Islam Indonesia, dan Universitas Surabaya.

Beberapa Aktivitas

Tahun       Aktivitas
2005-2013 Dekan Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Indonesia
  Dosen pada Fakultas Hukum Universitas Sumatra Utara (USU)
  Dosen pada Fakultas Hukum Universitas Surabaya (UBAYA)
  Direktur Jendral Hukum & Perundang-Undangan Departemen Kehakiman Republik Indonesia
2005 Wakil Sekretaris Kabinet Republik Indonesia hingga April 2005
2000—2004 Ketua Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
1990—1994 Pembantu Dekan Bidang Akademik Fakultas Hukum Universitas Indonesia
1980-1982 Konsultan Hukum di Adnan Buyung Nasution & Associates
1975-1980 Pendiri kantor hukum Erman & Associates
  Redaktur Majalah Hukum dan Pembangunan Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

 

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Jentera bersama OJK Menyelenggarakan Pelatihan Analisis Permasalahan Hukum Sektor Jasa Keuangan

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia (OJK) menyelenggarakan pelatihan bertajuk […]

Proyeksi Desain Kelembagaan Penuntutan dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menyelenggarakan diskusi Obrolan Puri Imperium (OPIUM) bertajuk “Proyeksi Desain […]

Pengajar STH Indonesia Jentera Terpilih Menjadi Juru Bicara Komisi Yudisial

Seluruh sivitas akademika Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengucapkan selamat atas terpilihnya Miko Ginting […]

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Persidangan Penghadangan Kegiatan Tambang untuk Hak Lingkungan

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, menjadi ahli dalam persidangan yang […]

Revisi UU Mahkamah Konstitusi Dinilai Cacat Formil

  Di tengah pandemi Covid-19, DPR dan pemerintah mengesahkan UU Nomor 7 Tahun 2020 tentang […]

Pemerintah dan DPR Harus Libatkan Masyarakat dalam Menyusun Kebijakan

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Bivitri Susanti, bersama Professor of Law at Southwestern […]

Call For Paper Jentera: Jurnal Hukum

Jentera bertujuan memfasilitasi dan mendorong pembaruan hukum dan kebijakan di Indonesia, mempublikasikan kajian-kajian bidang hukum […]

Diskusi dan Peluncuran Buku Crime and Punishment in Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera bersama sejumlah lembaga yaitu The Centre for Indonesian Law, Islam […]