Kabar

Pengajar Jentera Dilantik Menjadi Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Negeri Palangkaraya

Posted by on 24/06/2021 in Kabar, Kegiatan

Seluruh sivitas akademika Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengucapkan selamat atas terpilihnya Muji Kartika Rahayu sebagai hakim ad hoc tindak pidana korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Palangkaraya.

Perempuan yang kerap disapa Kanti ini dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Ketua PN Palangkaraya, Paskatu Hardinata pada Selasa (23/6/2021) di Palangkaraya. Selain Kanti, hakim ad hoc tipikor lainnya yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya adalah Kusmat Tirta Sasmita.

Kanti memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Hukum Universitas Brawijaya, Malang. Ia kemudian memperoleh gelar Magister Filsafat dari Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyakara, Jakarta. Pada 2018, ia menulis buku Sengketa Mazhab Hukum yang diterbitkan oleh Kompas.

Ia mengawali kariernya di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya hingga menjadi wakil direktur. Kanti kemudian bergabung dengan Indonesian Corruption Watch (ICW) pada 2005. Di ICW, ia bertugas mendampingi orang-orang yang menjadi wishtleblower dan pelapor korupsi yang tidak ingin identitasnya diketahui. Setelah dua tahun, ia kemudian pindah ke Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM). Pada 2008, ia bergabung dengan Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN).

Di STH Indonesia Jentera, Kanti tergabung di Bidang Studi Dasar-Dasar Ilmu Hukum dan pernah mengampu mata kuliah Pemikiran Hukum.

Kabar

Strategi untuk Melawan Impunitas

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]

Sekolah Aman dan Nyaman Tanpa Kekerasan Seksual

Ancaman kekerasan seksual yang menimpa anak dan remaja belakangan mendapat perhatian serius.  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]

Jentera Terbitkan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus

STH Indonesia Jentera resmi memberlakukan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kampus melalui […]

Pengaturan Tindak Perkosaan dalam RUU TPKS

Urgensi pengaturan perihal tindak perkosaan dalam Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) dapat […]

Aspek-aspek Nonhukum dari Impunitas

  Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan […]

RUU Hukum Acara Perdata di Persimpangan Jalan

Di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat dan permasalahan masyarakat yang sangat beragam diperlukan instrumen […]

Jentera dan Kepaniteraan Mahkamah Agung Sepakati Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia […]

Impunitas dalam Sistem Hukum Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]