Kabar

Mengenal Berbagai Profesi Hukum Bersama SMAN 2 Jakarta

Posted by on 18/01/2021 in Kabar, Kegiatan

 

STH Indonesia Jentera menyelenggarkan kunjungan #JenteraMenyapa ke SMAN 2 Jakarta dengan tema “Mengenal Profesi Hukum” pada Kamis (14/1/2021) secara daring. Dalam sharing session tersebut, pengajar STH Indonesia Jentera, Sri Bayuningsih Praptadina, menjelaskan tentang berbagai macam profesi hukum antara lain advokat, hakim, jaksa, notaris, legal officer, perancang peraturan perundang-undangan, peneliti hukum, dosen hukum, dan profesi non-hukum lain yang memerlukan lulusan hukum. Contohnya adalah jurnalis, diplomat, aktivis, hingga politisi.

Membuka diskusi, Dina menuturkan bahwa profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian tertentu dan mempunyai tanggungjawab sosial sehingga terikat pada kode etik tertentu, seperti kedokteran, jurnalistik, advokat, serta hakim.

Untuk berkarir di bidang hukum, ada  beberapa hal yang perlu dipelajari dan diasah, yakni kemampuan berpikir kritis dan solutif, kemampuan menulis, komunikasi yang baik dan jelas, problem solving serta meningkatkan literasi hukum dengan memperkaya bacaan.

Acara yang diikuti lebih dari 130 siswa ini berlangsung seru karena antusiasme para peserta untuk bertanya mengenai pengalaman kuliah hukum dan prospek karier di bidang hukum. Di akhir penjelasannya, Dina berpesan dalam memilih profesi yang dijalani harus sesuai dengan minat dan dapat berkontribusi bagi masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan perkenalan Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera. Dalam sesi tersebut disampaikan berbagai keunggulan Jentera seperti integrasi akademik dan praktik, fokus pada pemahaman dan penguasaan keterampilan dasar, praktisi ahli sebagai pengajar, kelas lebih kecil dan mentode mengajar bervariasi, kesempatan magang, dan berada di komunitas pembaru  hukum.

Di tahun akademik ini, STH Indonesia Jentera menyelenggarakan perkuliahan dengan metode blended learning. Metode ini menggabungkan perkuliahan online dengan tatap muka di kelas, sehingga proses belajar tidak lagi harus terkendala waktu dan jarak.

Kabar

Strategi untuk Melawan Impunitas

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]

Sekolah Aman dan Nyaman Tanpa Kekerasan Seksual

Ancaman kekerasan seksual yang menimpa anak dan remaja belakangan mendapat perhatian serius.  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]

Jentera Terbitkan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus

STH Indonesia Jentera resmi memberlakukan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kampus melalui […]

Pengaturan Tindak Perkosaan dalam RUU TPKS

Urgensi pengaturan perihal tindak perkosaan dalam Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) dapat […]

Aspek-aspek Nonhukum dari Impunitas

  Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan […]

RUU Hukum Acara Perdata di Persimpangan Jalan

Di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat dan permasalahan masyarakat yang sangat beragam diperlukan instrumen […]

Jentera dan Kepaniteraan Mahkamah Agung Sepakati Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia […]

Impunitas dalam Sistem Hukum Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]