Kabar

Melanjutkan Munir, Menjadi Pembaru Hukum

Posted by on 15/07/2019 in Kabar, Kegiatan

Jentera turut serta menyelenggarakan Ngaso Malam Kamis edisi ke-19 bersama Aksi Kamisan dan Kios Ojo Keos pada Rabu (10/7). Acara yang diselenggarakan di ruang bersama Kios Ojo Keos mengambil tema “Melanjutkan Munir, Menjadi Pembaru Hukum” dengan mengundang Direktur Lokataru, Haris Azhar, dan Mahasiswa Jentera penerima Beasiswa Munir Said Thalib, Lovina, sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Haris Azhar bercerita perihal sepak terjang Munir sebagai pengacara publik dengan mendirikan organisasi dan mengawal kasus-kasus pelanggaran HAM seperti Talangsari, Tanjung Priok, dan Marsinah. Haris juga menekankan, dalam meneladani Munir, anak muda perlu untuk memangkas jarak dari masyarakat dan bersama-sama mengupayakan kebaikan.

Senada dengan Haris, Lovina berpandangan bahwa anak muda perlu untuk berlaku kongkrit dalam kepedulian terhadap permasalahan masyarakat, dengan tidak hanya secara daring tetapi juga turun tangan secara langsung. Lovina juga bercerita perihal pendidikannya di Jentera yang syarat akan pembelajaran advokasi masyarakat dan bagaimana Beasiswa Munir Said Thalib membantu proses tersebut.

Jentera membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pegiat Civil Society Organization (CSO) untuk menempuh pendidikan melalui Beasiswa Munir Said Thalib. Beasiswa ini meliputi seluruh biaya kuliah selama 8 (delapan) semester (terdiri dari biaya masuk/pangkal, biaya semester, dan biaya SKS) serta biaya hidup bagi mahasiswa yang berasal dari luar Jabodetabek.

Pemilihan Munir Said Thalib sebagai nama beasiswa merupakan semangat untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan yang yang selama hidupnya ditunjukkan oleh almarhum yakni cerdas, berani, idealis, dan rendah hati.

Info lebih lengkap mengenai Beasiswa Munir Said Thalib dapat dilihat di https://35.247.132.119/munir-said-thalib-scholarship

Kabar

Strategi untuk Melawan Impunitas

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]

Sekolah Aman dan Nyaman Tanpa Kekerasan Seksual

Ancaman kekerasan seksual yang menimpa anak dan remaja belakangan mendapat perhatian serius.  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]

Jentera Terbitkan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus

STH Indonesia Jentera resmi memberlakukan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kampus melalui […]

Pengaturan Tindak Perkosaan dalam RUU TPKS

Urgensi pengaturan perihal tindak perkosaan dalam Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) dapat […]

Aspek-aspek Nonhukum dari Impunitas

  Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan […]

RUU Hukum Acara Perdata di Persimpangan Jalan

Di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat dan permasalahan masyarakat yang sangat beragam diperlukan instrumen […]

Jentera dan Kepaniteraan Mahkamah Agung Sepakati Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia […]

Impunitas dalam Sistem Hukum Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]