Kabar

Mahasiswa Jentera Terbitkan Podcast Suara Jentera

Posted by on 19/11/2021 in Kabar, Kegiatan

Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera mata kuliah Kewarganegaraan tahun 2021/2022 mengerjakan proyek kelompok dengan menerbitkan podcast Suara Jentera sebagai salah satu bagian dari komponen penilaian ujian tengah semester (UTS). Podcast ini mengangkat tema besar demokrasi dan negara hukum..

Project officer podcast Suara Jentera, Mentari Anjhanie Ramadhianty menuturkan bahwa medium podcast dipilih karena bisa didengarkan kapan saja dan di mana saja. Dengan menggunakan layanan pidak ketiga, Spotify, yang sudah populer di masyarakat, ia berharap podcast Suara Jentera dapat didengarkan oleh banyak orang.

Terdiri dari 13 episode, konten yang tersedia di podcast Suara Jentera juga beragam, terdapat monolog tentang tulisan atau esai yang sudah disusun untuk pemenuhan tugas-tugas individu di kelas Kewarganegaraan sebelumnya, talkshow antara mahasiswa, dan pembacaan puisi. Esai tersebut ditulis dari beberapa pertanyaan kunci yang diberikan setelah mahasiswa membaca buku ajar mengenai kewargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Podcast Suara Jentera juga menyediakan transkrip dari tiap episode sehingga penyandang disabilitas tuli tetap bisa menikmati podcast ini.

Pengajar mata kuliah Kewarganegaraan, Bivitri Susanti, menuturkan bahwa proyek kelompok ini bertujuan untuk menajamkan kemampuan analisis mahasiswa, membuat soal-soal kewargaan atau civics menjadi lebih relevan dan berguna untuk kehidupan sehari-hari, serta membuat pemikiran mahasiswa mengenai hal-hal yang sifatnya membangun kewargaan ini didengar, disetujui, atau bahkan disebarluaskan oleh banyak orang.

Ia juga berharap dengan proyek kelas ini, mahasiswa bisa menggali lebih jauh mengenai isu-isu kewargaan dan melampaui materi yang sudah diterima pada jenjang pendidikan sebelumnya.

“Kewargaan ini kan materi yang sudah diajarkan sejak SD, SMP sampai SMA, dulu namanya PKN, jadi kalau hanya mengulang soal yang serupa, tidak ada nilai lebih bagi mahasiswa,” ujarnya.

Proyek kelas ini merupakan salah satu dari beragam metode belajar STH Indonesia Jentera yang percaya bahwa peserta didik merupakan elemen sentral dalam proses belajar-mengajar. Oleh karena itu, metode pengajaran di Jentera memberikan peran yang sama pentingnya, baik bagi pengajar maupun mahasiswa. Pengajar menganggap mahasiswa sebagai aktor dalam proses belajar mengajar tersebut, dan memberikan kepercayaan terhadap mahasiswa untuk semakin mengasah kompetensinya.

Mahasiswa juga tidak hanya berlaku sebagai penerima informasi, namun dapat mengembangkan pemahaman mereka sendiri.

Yuk dengarkan podcast Suara Jentera sekarang!

Kabar

Prinsip Pemidanaan dalam Rancangan KUHP

Pengajar Jentera, Anugerah Rizki Akbari dan Rifqi S. Assegaf menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Sentencing Principles […]

Mahasiswa Jentera Terbitkan Podcast Suara Jentera

Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera mata kuliah Kewarganegaraan tahun 2021/2022 mengerjakan proyek kelompok dengan […]

Mahasiswa Jentera Terpilih sebagai Duta Nasional Mahasiswa Inspiratif

Mahasiswa Jentera Angkatan V, Enji Megapaswati Theoranda terpilih sebagai Pemenang Utama Duta Terbaik III dalam […]

Kuliah Kebijakan Publik: Kebijakan dalam Konteks sistem Perencanaan dan Pembangunan Hukum

Konsep Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) adalah kesatuan tata cara perencanaan pembangunan dalam jangka waktu […]

Meski Indeks EoDB Berhenti, Reformasi Hukum Bisnis Harus Terus Berjalan

Indeks Ease of Doing Business (EoDB)  adalah satu dari setidaknya 159 indikator kinerja global (Global […]

Call For Paper Jentera: Jurnal Hukum Edisi Vol. 4 No. 2 (2021)

Jentera bertujuan memfasilitasi dan mendorong pembaruan hukum dan kebijakan di Indonesia, mempublikasikan kajian-kajian bidang hukum […]

Mahasiswa Jentera Terpilih Mengikuti IISMA 2021 di Michigan State University

Mahasiswa Jentera Angkatan IV, Aisyah Assyifa terpilih menjadi salah satu peserta Indonesian International Student Mobility […]

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Gugatan Tata Usaha Negara ke Kepala BNN

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, menjadi ahli dalam sidang yang […]