Kabar

Mahasiswa Jentera Melaksanakan UAS dengan Menggelar Pameran Data

Posted by on 29/05/2019 in Kabar

Mahasiswa mata kuliah Metode Riset Kriminologi menggelar pameran hasil penelitian sebagai pengganti ujian akhir semester pada Senin (20/5/2019) di lounge Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera.

Pameran ini diselenggarakan oleh dua kelompok, yaitu Kelompok A yang beranggotakan Fitri, Faza, Lovina dan Kimar dengan mengangkat tema “Pola Pertimbangan Hakim terhadap Perempuan Korban KDRT Pasca Perma N0. 3 Tahun 2017”.  Sedangkan Kelompok B beranggotakan Joana, Siti Wahiyatun, Leona dan Siti Rahayu, yang membahas tema “Pelanggaran Rambu Larangan Berhenti dan Parkir oleh Pengendara Sepeda Motor di DKI Jakarta 2018: Penerapan Teori Planned Behavior”.

Selain pameran data, terdapat juga sesi presentasi dan diskusi terkait data yang dipamerkan. Dalam paparannya, Kelompok A menjabarkan jenis-jenis kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga, yakni fisik, psikis dan penelantaran. Selain itu, Kelompok A juga menjelaskan indikator Peraturan Mahkamah Agung yang tengah dibahas, yang berkaitan dengan pengalaman perempuan korban kekerasan, kerugian yang dialami, kebutuhan pemulihan hingga siklus kekerasan yang terjadi.

Sementara itu, dalam menjelaskan tema yang sedang diangkat, Kelompok B menyoroti tingginya angka pelanggaran rambu larangan parkir sebagai latar belakang masalah. Dari permasalahan tersebut, Kelompok B kemudian mencoba menjabarkan dan menjelaskan dampaknya, yang di antaranya adalah lalu lintas yang cenderung tidak teratur, menjadi penyebab kecelakaan hingga kerugian material akibat denda. (MH)

 

 

 

Kabar

Call For Paper Jentera: Jurnal Hukum Edisi Vol. 4 No. 2 (2021)

Jentera bertujuan memfasilitasi dan mendorong pembaruan hukum dan kebijakan di Indonesia, mempublikasikan kajian-kajian bidang hukum […]

Mahasiswa Jentera Terpilih Mengikuti IISMA 2021 di Michigan State University

Mahasiswa Jentera Angkatan IV, Aisyah Assyifa terpilih menjadi salah satu peserta Indonesian International Student Mobility […]

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Gugatan Tata Usaha Negara ke Kepala BNN

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, menjadi ahli dalam sidang yang […]

Berbisnis di Tengah Kekacauan Hukum: Legalisme Iliberal di Indonesia

Berbisnis di tengah kekacauan hukum: Legalisme iliberal di Indonesia merupakan penelitian yang berangkat dari situasi […]

Perlunya Reformasi Sistem Peradilan Pidana untuk Mengatasi Overcrowding Lapas

Beberapa saat yang lalu kita dikejutkan oleh pemberitaan mengenai kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang […]

Tantangan Tata Kelola Pemerintahahan Daerah di Masa Pandemi

  Selama satu setengah tahun terakhir, banyak pemerintah daerah yang harus bekerja lebih keras dalam […]

Jentera Sambut Mahasiswa Baru dengan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus

STH Indonesia Jentera menyelenggarakan Orientasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2020 pada 13-15 September 2021 secara […]

Orasi Ilmiah: Quo Vadis Kebebasan Akademik dan Tanggung Jawab Intelektual

Kebebasan berpikir, kebebasan akademik, dan kebebasan berpendapat merupakan hak universal dan penanda utama eksistensi kaum […]