Kabar

Mahasiswa Belajar dari Warga Binaan Rumah Tahanan Pondok Bambu

Posted by on 30/11/2016 in Kabar, Kegiatan, Kunjungan Belajar

“Bagaimana kasusnya? Proses penyidikannya berjalan dengan baik? Penasihat hukum mendampingi selama proses? Bagaimana kehidupan di dalam Rumah Tahanan?”

 

Pertanyaan di atas hanya sebagian kecil dari yang ditanyakan mahasiswa STH Indonesia Jentera kepada warga binaan Rumah Tahanan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta. Perkuliahan Hukum Acara Pidana pada Kamis, 24 November 2016 pagi itu menjadi semakin menarik karena para warga binaan menjawab dengan antusias. Ada beberapa warga binaan yang menangis, tertawa, dan seketika akrab dengan mahasiswa selama jalannya perkuliahan.

 

Metode perkuliahan dilakukan melalui wawancara dan observasi. Sebelumnya, para mahasiswa sudah berlatih di kelas dengan didampingi Leopold Sudaryono (The Asia Foundation) dan Gatot Goei (Center for Detention Studies). Tujuan dari perkuliahan kali ini adalah menjawab pertanyaan: bagaimana sebenarnya sistem peradilan pidana bekerja dalam praktik dan apakah rumah tahanan/lembaga pemasyarakatan menjalankan perannya sebagai lembaga rehabilitasi sebelum warga binaan kembali kepada masyarakat?

 

Setelah proses wawancara dilakukan, para mahasiswa STH Indonesia Jentera semester III berkeliling rumah tahanan untuk melihat kegiatan warga binaan, mulai dari kunjungan keluarga, kegiatan ibadah, hingga berlatih keterampilan (tata rias, tata busana, dan tata boga). Tidak ada sekat antara mereka (penjahat atau bekas penjahat) dan mahasiswa. Bedanya, kali ini, para warga binaan menjadi guru dan mahasiswa menjadi murid. Semua tempat adalah sekolah dan semua orang adalah guru atau murid, bukan?

Penulis : MSG

Kabar

Mahasiswa Jentera Terpilih Mengikuti IISMA 2021 di Michigan State University

Mahasiswa Jentera Angkatan IV, Aisyah Assyifa terpilih menjadi salah satu peserta Indonesian International Student Mobility […]

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Gugatan Tata Usaha Negara ke Kepala BNN

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, menjadi ahli dalam sidang yang […]

Berbisnis di Tengah Kekacauan Hukum: Legalisme Iliberal di Indonesia

Berbisnis di tengah kekacauan hukum: Legalisme iliberal di Indonesia merupakan penelitian yang berangkat dari situasi […]

Perlunya Reformasi Sistem Peradilan Pidana untuk Mengatasi Overcrowding Lapas

Beberapa saat yang lalu kita dikejutkan oleh pemberitaan mengenai kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang […]

Tantangan Tata Kelola Pemerintahahan Daerah di Masa Pandemi

  Selama satu setengah tahun terakhir, banyak pemerintah daerah yang harus bekerja lebih keras dalam […]

Jentera Sambut Mahasiswa Baru dengan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus

STH Indonesia Jentera menyelenggarakan Orientasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2020 pada 13-15 September 2021 secara […]

Orasi Ilmiah: Quo Vadis Kebebasan Akademik dan Tanggung Jawab Intelektual

Kebebasan berpikir, kebebasan akademik, dan kebebasan berpendapat merupakan hak universal dan penanda utama eksistensi kaum […]

Sambutan Ketua Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera dalam Wisuda Sarjana Ketiga dan Penerimaan Mahasiswa Baru Jentera Tahun 2021

Para Guru Besar, Pengajar, Sivitas Akademika dan Pimpinan, dan Anggota Senat Sekolah Tinggi Hukum Indonesia […]