Kabar

Kunjungan Mahasiswa Jentera ke Firma Hukum Lubis, Ganie, Surowidjojo (LGS)

Posted by on 24/05/2017 in Kabar, Kegiatan

Rabu, 17 Mei 2017, mahasiswa semester 2 STH Indonesia Jentera melakukan kunjungan ke firma hukum Lubis, Ganie, Surowidjojo. Kunjungan itu bertujuan untuk mengenalkan dunia profesi dan salah satu bidang pekerjaan yang dapat dipilih oleh STH Indonesia Jentera setelah lulus kuliah. Dalam kunjungan kali ini, rombongan STH Indonesia diterima oleh Managing Partner Firma Hukum Lubis, Ganie, Surowidjojo (LGS), Abdul Haris Muhammad Rum.

“Firma hukum merupakan salah satu bidang profesi yang dapat dipilih oleh mahasiswa hukum setelah menyelesaikan masa studinya di sekolah hukum,” Haris menjelaskan. Ia juga menceritakan sejarah dan bidang usaha yang dijalani oleh LGS. LGS merupakan firma hukum yang bergerak di sektor ekonomi dan bisnis, seperti perbankan, akuisisi, investasi, jual-beli, dan yang berkaitan dengan korporasi. LGS juga memberikan bantuan hukum bagi klien-kliennya di sektor litigasi. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa LGS berkomitmen untuk terlibat dalam agenda reformasi hukum di Indonesia dengan berpraktik secara jujur dan bersih. Hal ini tentu bertentangan dengan stigma yang sudah melekat di masyarakat umum bahwa dunia itu merupakan dunia yang penuh dengan perilaku koruptif. Ia menambahkan bahwa pilihan untuk menjalankan praktik hukum yang bersih juga membawa konsekuensi tersendiri, misalnya banyak klien potensial memilih untuk tidak menggunakan jasa LGS karena perbedaan prinsip itu. Namun, ia juga menyampaikan bahwa justru hal itu yang membuat klien terseleksi dengan sendirinya, yang tersisa adalah klien yang memang memiliki integritas dan berkeyakinan bahwa hukum di Indonesia harus diubah dengan praktik-praktik yang jujur dan bebas dari suap serta perilaku koruptif.

Haris juga menceritakan bentuk kontribusi LGS dalam reformasi hukum di Indonesia tidak hanya berpraktik secara jujur dan bersih, tetapi juga sering membela klien-klien dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), LGS juga terlibat dalam membela kasus kriminalisasi yang menimpa KPK. Kunjungan ini merupakan kunjungan rutin yang diselenggarakan oleh Jentera untuk mahasiswa agar dapat mengenal profesi setelah kuliah hukum sehingga mahasiswa dapat merencanakan studi hukumnya sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan tentang proses rekrutmen serta jenjang karier yang ada di LGS. Semua pendaftar akan memulai kariernya sebagai trainee lawyer dan yang paling tinggi adalah partner. Ia memaparkan secara rinci periode waktu dan capaian-capaian yang harus dijalani oleh lawyer-lawyer di LGS.

 

Penulis: DMI
Editor: APH

Kabar

Jentera dan KOMPAK Menyelenggarakan Pelatihan Advokasi Kebijakan Publik

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) menyelenggarakan pelatihan […]

Pengajar Jentera Dilantik Menjadi Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Negeri Palangkaraya

Seluruh sivitas akademika Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengucapkan selamat atas terpilihnya Muji Kartika […]

Empat Perguruan Tinggi Hukum Menyerahkan Prosiding Konsultasi Nasional Pembaruan KUHP 2021 pada Kementerian Hukum dan HAM RI dan Tim Perumus RKUHP

Pusat Studi Kebijakan Kriminal Universitas Padjadjaran, Pusat Pengembangan Riset Sistem Peradilan Pidana (PERSADA) Universitas Brawijaya, […]

Jentera Jalin Kerja Sama dengan SBM ITB

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menandatangani Perjanjian Nota Kesepahaman dengan Sekolah Bisnis dan Manajamen […]

Jentera bersama BI Menyelenggarakan Pelatihan Hukum Siber dan Keuangan Digital

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Bank Indonesia menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Hukum Siber dan Keuangan […]

Memahami Permasalahan Kelompok Rentan Berhadapan dengan Hukum

Kondisi buruk kerap dihadapi anak-anak saat berhadapan dengan hukum dalam posisi sebagai tersangka atau terdakwa. […]

Pentingnya Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) bagi Organisasi

Pemahaman perihal tindak korupsi menjadi hal yang penting sebagai salah satu upaya pemberantasan korupsi itu […]

Jentera dan SMAS Citra Kasih Jakarta Selenggarakan Diskusi terkait Bullying

Merujuk data U.S. Department of Health and Human, perilaku bullying atau perisakan dalam bahasa Indonesia, […]