Kabar

Kunjungan Kemenlu: Praktik Perjanjian Internasional

Posted by on 05/10/2016 in Kabar, Kunjungan Belajar

Penyelengaraan mata kuliah Hukum Internasional pada Rabu, 5 Oktober 2016 dilakukan bukan di ruang kelas, melainkan di Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Ditjen HPI Kemenlu). Dalam sesi kali ini, DR. iur. Damos Dumoli Agusman, SH.MA selaku Sekretaris Ditjen HPI Kemenlu memaparkan pokok-pokok dasar dalam perjanjian internasional sesuai dengan materi perkuliahan yang sedang dijalani oleh mahasiswa STH Indonesia Jentera.

 

Perjanjian internasional merupakan bagian penting.Maka itu, Damous menjelaskan bentuk-bentuk, subjek, dan proses suatu perjanjian internasional hingga memiliki kekuatan mengikat terhadap pihak-pihak secara singkat. Kemudian, mahasiswa juga mendengarkan penjelasannya tentang teori-teori hukum internasional yang berkaitan dengan perjanjian internasional, seperti perbedaan penerapan teori monisme dan dualisme dalam perjanjian internasional, juga implikasinya terhadap suatu negara.

 

Tak hanya itu, Damous juga membahas bagaimana teori-teori tersebut dikaitkan dengan fakta-fakta dan praktik di lapangan, khususnya Indonesia. Sebagai contoh, ia menjelaskan hubungan beberapa negara di dunia dan Indonesia serta menjelaskan apa saja bentuk-bentuk perbedaan hubungan itu dari kacamata hukum internasional.

 

Sebelum menutup sesi, ia menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa STH Indonesia Jentera. Pada sesi tanya-jawab, banyak mahasiswa mengajukan pertanyaan yang tidak hanya terpaut pada teori-teori yang telah disampaikan, tetapi juga fakta-fakta dan kasus di lapangan yang berhubungan dengan perjanjian internasional.

 

Melalui metode belajar kunjungan, mahasiswa berkesempatan belajar secara langsung pada lembaga yang memang memiliki kewenangan dalam kebijakan internasional Indonesia. Dengan demikian, pemahaman mereka bertambah; tidak melulu memahami teori secara tekstual, tetapi juga praktiknya. Selain itu, selaku perwakilan Ditjen HPI Kemenlu, Damos dapat memberikan penjelasan secara komprehensif sebagai pejabat negara maupun akademisi.

Kabar

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Sidang Uji Materiil UU Minerba

Ketua Bidang Studi Hukum Pidana Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, memberikan […]

OPIUM Jentera: Peluang Penerapan Prinsip-Prinsip Plea Bargain dalam Rancangan KUHAP

Guna memfasilitasi masukan yang menganggap Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) sudah tidak relevan dengan […]

Peluang Penerapan Prinsip-Prinsip Plea Bargain dalam Rancangan KUHAP

Saat diundangkan, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai sebagai karya agung bangsa Indonesia, mengandung […]

Napak Tilas Jejak Cak Munir dalam Perjuangan Buruh

Munir, buruh, dan pekerja migran adalah ikon yang saling berikat kuat satu sama lain. Pada […]

RUU Hukum Acara Perdata dan Arah Reformasi Eksekusi Perdata

Pemerintah melalui instrumen perencanaan pembangunan nasional sudah menyinggung reformasi hukum perdata dan hukum acara perdata. […]

Peran Penting Bahasa dalam Pembentukan Hukum dan Kebijakan

Bidang Studi Dasar-dasar Ilmu Hukum STH Indonesia Jentera bersama Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia […]

Prinsip Pemidanaan dalam Rancangan KUHP

Pengajar Jentera, Anugerah Rizki Akbari dan Rifqi S. Assegaf menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Sentencing Principles […]

Mahasiswa Jentera Terbitkan Podcast Suara Jentera

Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera mata kuliah Kewarganegaraan tahun 2021/2022 mengerjakan proyek kelompok dengan […]