Kabar

International Lecture: Membedah Pemikiran Daniel S. Lev terhadap Budaya Hukum dan Politik Peradilan di Indonesia

Posted by on 24/07/2018 in Kabar, Kegiatan

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengadakan International Lecture dengan tema “Judges, Courts and Legal Culture in Indonesia: The Legacy of Daniel S Lev”, Jum’at (13/7) di Jakarta. Forum tersebut mendatangkan Melissa Crouch, pengajar senior di Fakultas Hukum, University of New South Wales, Sydney, sebagai narasumber dan membedah pemikiran Daniel S. Lev perihal budaya hukum dan politik peradilan di Indonesia.

Dalam paparannya, Melissa menjelaskan bahwa terdapat beberapa pandangan tokoh mengenai konsep budaya hukum. Pendangan itu berkisar pada bagaimana budaya hukum dapat memberikan gambaran atau pengaruh pada situasi dunia peradilan. Melissa menjabarkan bahwa budaya hukum dapat memberikan perspektif utamanya pada bagaimana masyarakat melihat hukum sebagai praktik dan ideologi. Hal tersebut menyangkut bagaimana masyarakat mendefinisikan masalah mereka dalam istilah hukum dan relevansinya dalam kehidupan.

Melissa kemudian juga mengangkat pemikiran Daniel S. Lev terkait budaya hukum. Daniel S. Lev berpendapat bahwa budaya hukum adalah nilai-nilai, baik prosedural maupun substantive, yang mendasari hukum dan prosesnya.  Dalam kaitannya dengan politik, Daniel S. Lev berpandangan bahwa sistem dan proses hukum tidak dapat lepas dari pemahaman perihal struktur politik, ideologi, kepentingan dan konflik yang dihadapi oleh kepemimpinan politik yang tengah berkuasa, dan memiliki kontrol terhadap sistem dan proses hukum yang ada.

Diskusi kemudian beralih pada pertanyaan-pertanyaan krusial perihal budaya hukum dan kontribusinya dalam proses peradilan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut utamanya menyangkut bagaimana keterkaitan antara lembaga peradilan dengan proses politik dan ekonomi. Dengan pesatnya perubahan sosial, adaptasi lembaga peradilan juga patut untuk diperhatikan dan sejauh mana budaya hukum mampu berkontribusi dalam proses adaptasi tersebut.

 

Kabar

Jentera dan KOMPAK Menyelenggarakan Pelatihan Advokasi Kebijakan Publik

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) menyelenggarakan pelatihan […]

Pengajar Jentera Dilantik Menjadi Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Negeri Palangkaraya

Seluruh sivitas akademika Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengucapkan selamat atas terpilihnya Muji Kartika […]

Empat Perguruan Tinggi Hukum Menyerahkan Prosiding Konsultasi Nasional Pembaruan KUHP 2021 pada Kementerian Hukum dan HAM RI dan Tim Perumus RKUHP

Pusat Studi Kebijakan Kriminal Universitas Padjadjaran, Pusat Pengembangan Riset Sistem Peradilan Pidana (PERSADA) Universitas Brawijaya, […]

Jentera Jalin Kerja Sama dengan SBM ITB

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menandatangani Perjanjian Nota Kesepahaman dengan Sekolah Bisnis dan Manajamen […]

Jentera bersama BI Menyelenggarakan Pelatihan Hukum Siber dan Keuangan Digital

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Bank Indonesia menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Hukum Siber dan Keuangan […]

Memahami Permasalahan Kelompok Rentan Berhadapan dengan Hukum

Kondisi buruk kerap dihadapi anak-anak saat berhadapan dengan hukum dalam posisi sebagai tersangka atau terdakwa. […]

Pentingnya Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) bagi Organisasi

Pemahaman perihal tindak korupsi menjadi hal yang penting sebagai salah satu upaya pemberantasan korupsi itu […]

Jentera dan SMAS Citra Kasih Jakarta Selenggarakan Diskusi terkait Bullying

Merujuk data U.S. Department of Health and Human, perilaku bullying atau perisakan dalam bahasa Indonesia, […]