Kabar

Hukum Agraria dan Hak Masyarakat

Posted by on 20/02/2017 in Kabar, Kuliah Tamu

Kuliah perdana Hukum Agraria mengundang pengajar tamu dari Epistema Institute, Myrna Safitri, PhD. Ia merupakan pendiri lembaga yang mendorong pembelajaran berbagai aliran pemikiran tentang hukum dan masyarakat. Pembelajaran itu bertujuan untuk mendukung gerakan pembaruan hukum yang berbasis masyarakat, kelestarian ekosistem, nilai-nilai kemanusiaan yang adil, dan keberagaman budaya. Ia menjelaskan dasar-dasar hukum agraria kepada mahasiswa STH Indonesia Jentera, termasuk pengertian hukum agraria yang secara sempit dapat diartikan sebagai hukum tentang tanah, dan secara luas dapat dimaknai sebagai hukum yang mengatur tentang ruang dan tempat, baik tanah, udara, laut, dan angkasa. Selain itu, ia juga menjelaskan secara prinsip bahwa ruang lingkup hukum agraria cukup luas, tidak hanya perihal kepemilikan tanah yang masuk dalam rezim hukum perdata, tetapi juga masuk dalam rezim hukum administrasi jika dilihat dari perspektif pengelolaan dan perizinan.

Myrna juga menjelaskan tanah yang memiliki fungsi sosial, tidak hanya bicara tentang kepemilikan. Ia mengajak mahasiswa untuk menyelami pengalaman isu agraria melalui media film yang ia putar.

Film berjudul SAMIN VS SEMEN yang menceritakan pergolakan masyarakat samin dan Rembang melawan pabrik semen karena proses pembangunan pabrik semen yang melanggar kepemilikan tanah mereka. Di akhir pemutaran film, ia mengajak mahasiswa untuk berefleksi terhadap film itu. Sebagai tambahan, Myrna memberikan tugas kepada mahasiswa; isu-isu agraria apa saja yang terdapat dalam kasus “SAMIN VS SEMEN”. 

Kabar

Strategi untuk Melawan Impunitas

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]

Sekolah Aman dan Nyaman Tanpa Kekerasan Seksual

Ancaman kekerasan seksual yang menimpa anak dan remaja belakangan mendapat perhatian serius.  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]

Jentera Terbitkan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus

STH Indonesia Jentera resmi memberlakukan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kampus melalui […]

Pengaturan Tindak Perkosaan dalam RUU TPKS

Urgensi pengaturan perihal tindak perkosaan dalam Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) dapat […]

Aspek-aspek Nonhukum dari Impunitas

  Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan […]

RUU Hukum Acara Perdata di Persimpangan Jalan

Di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat dan permasalahan masyarakat yang sangat beragam diperlukan instrumen […]

Jentera dan Kepaniteraan Mahkamah Agung Sepakati Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia […]

Impunitas dalam Sistem Hukum Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]