Kabar

Belajar Forensik ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Posted by on 18/10/2018 in Kabar, Kegiatan, Kunjungan Belajar

Jum’at (14/10), Pengajar dan Mahasiswa STH Indonesia Jentera Mata Kuliah Forensik berkunjung ke Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan diterima secara langsung oleh Prof. Agus Purwadianto.

Anugerah Rizki Akbari, Pengajar Mata Kuliah Forensik, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari secara langsung proses otopsi dan pemeriksaan DNA, sperma dan darah serta hubungannya dengan proses pembuktian tindak pidana di persidangan. Ia juga memaparkan bahwa “kunjungan ini sangat bagus untuk memperlihatkan kondisi riil tim forensik bekerja dalam menjembatani proses pencarian fakta dalam kasus-kasus pidana”.

Kunjungan ini juga bermaksud untuk memperkenalkan Mahasiswa Jentera pada disiplin ilmu yang lain disamping Hukum Pidana dan Hukum Acara Pidana, yakni yaitu Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal dengan tujuan mendapatkan perspektif berbeda mengenai proses pembuktian yang sebenarnya. Dalam kunjungan tersebut, Mahasiswa Jentera juga dapat mempelajari bagaimana objektivitas Tim Forensik FK UI dalam menganalisis kasus yang tidak mampu dijawab oleh Ilmu Hukum. Objektivitas tersebut menjadi penting guna menjaga integritas profesi dan orisinalitas analsis dalam mencari bukti, sebab dan latar belakang terjadinya tindak pidana.

Ni Komang Leona Wirawan, salah satu mahasiswa peserta kunjungan, menilai bahwa kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan baru terkait forensik. Ia mencontohkan bahwa dalam proses autopsi, tubuh manusia tidak hanya dibedah namun juga dikeluarkan dari tempatnya, ditimbang bahkan dipisahkan untuk memeriksa jaringan sel dan mengidentifikasi identitas mayat serta mengetahui penyebab kematiannya.

Kabar

Strategi untuk Melawan Impunitas

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]

Sekolah Aman dan Nyaman Tanpa Kekerasan Seksual

Ancaman kekerasan seksual yang menimpa anak dan remaja belakangan mendapat perhatian serius.  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]

Jentera Terbitkan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus

STH Indonesia Jentera resmi memberlakukan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kampus melalui […]

Pengaturan Tindak Perkosaan dalam RUU TPKS

Urgensi pengaturan perihal tindak perkosaan dalam Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) dapat […]

Aspek-aspek Nonhukum dari Impunitas

  Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan […]

RUU Hukum Acara Perdata di Persimpangan Jalan

Di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat dan permasalahan masyarakat yang sangat beragam diperlukan instrumen […]

Jentera dan Kepaniteraan Mahkamah Agung Sepakati Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia […]

Impunitas dalam Sistem Hukum Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Amnesty International Indonesia, Kelompok Kerja Indonesia-Belanda untuk Keadilan dan […]