Kabar

“Apakah Asumsi di Balik Itu Semua?”

Posted by on 22/02/2016 in Kabar

Pidana itu mengadili perbuatan, bukan pikiran. Kira-kira begitulah Chandra M. Hamzah sebagai salah satu pengajar mata kuliah hukum pidana Jentera menjelaskan pengertian dan konteks hukum pidana. Hukum pidana merupakan salah satu cabang ilmu hukum yang menekankan perbuatan-perbuatan apa yang dilarang oleh hukum dan diancam dengan pidana (nestapa) bagi siapa yang melanggarnya.

Bang Chandra—begitu ia biasa disapa—memulai mata kuliahnya pada Senin, 22 Februari 2016 dengan menampilkan video yang diambil dari CCTV. Dari video itu, diskusi dimulai untuk menjelaskan konteks perbuatan pidana dan perbuatan yang bukan pidana. Tak luput, pada bagian akhir perkuliahan, ia juga memaparkan kasus-kasus yang sedang mengemuka di publik untuk memberikan pengantar kerangka berpikir hukum pidana.

Terang saja, kelas ini tidak hanya dipenuhi oleh mahasiswa, melainkan juga segenap civitas akademika Jentera secara antusias. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para mahasiswa begitu menarik untuk membuka diskusi lainnya. Sementara itu, tampak pula para pendiri dan pengajar Jentera mengikuti perkuliahan itu. Dalam rangka perayaan perkuliahan Semester II Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera (Jentera) yang baru dimulai, rangkaian mata kuliah dibuka dengan tokoh-tokoh terkemuka. Selain hukum pidana, mata kuliah yang akan diberikan pada semester ini adalah hukum perdata, hukum tata negara, serta penemuan dan penalaran hukum. Semuanya turut dirayakan dengan mengundang nama-nama besar untuk berbagi ilmu pada awal kuliah.

Kabar

Mahasiswa Jentera Terpilih Mengikuti IISMA 2021 di Michigan State University

Mahasiswa Jentera Angkatan IV, Aisyah Assyifa terpilih menjadi salah satu peserta Indonesian International Student Mobility […]

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Gugatan Tata Usaha Negara ke Kepala BNN

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, menjadi ahli dalam sidang yang […]

Berbisnis di Tengah Kekacauan Hukum: Legalisme Iliberal di Indonesia

Berbisnis di tengah kekacauan hukum: Legalisme iliberal di Indonesia merupakan penelitian yang berangkat dari situasi […]

Perlunya Reformasi Sistem Peradilan Pidana untuk Mengatasi Overcrowding Lapas

Beberapa saat yang lalu kita dikejutkan oleh pemberitaan mengenai kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang […]

Tantangan Tata Kelola Pemerintahahan Daerah di Masa Pandemi

  Selama satu setengah tahun terakhir, banyak pemerintah daerah yang harus bekerja lebih keras dalam […]

Jentera Sambut Mahasiswa Baru dengan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus

STH Indonesia Jentera menyelenggarakan Orientasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2020 pada 13-15 September 2021 secara […]

Orasi Ilmiah: Quo Vadis Kebebasan Akademik dan Tanggung Jawab Intelektual

Kebebasan berpikir, kebebasan akademik, dan kebebasan berpendapat merupakan hak universal dan penanda utama eksistensi kaum […]

Sambutan Ketua Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera dalam Wisuda Sarjana Ketiga dan Penerimaan Mahasiswa Baru Jentera Tahun 2021

Para Guru Besar, Pengajar, Sivitas Akademika dan Pimpinan, dan Anggota Senat Sekolah Tinggi Hukum Indonesia […]