Pada tahun ajaran 2019-2020, Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera telah menerima 20 mahasiswa baru yang terdiri dari 6 laki-laki dan 14 perempuan. Mereka diterima melalui tiga jalur penerimaan, yaitu Beasiswa Jentera, Beasiswa Munir Said Thalib, dan jalur umum.

Para pembaru hukum tersebut berasal dari 14 kota di Jakrta, mulai dari daerah Jawa, Sulawesi, dan Maluku. Bukan hanya berasal dari berbagai daerah, mereka juga mempunyai latar belakang pendidikan yang beragam,seperti Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Madrasah Aliyah, dan Sarjana. Tiga orang diantaranya telah memiliki pengalama di dunia kerja dan aktivis. Perbedaan latar belakang tersebut diharapkan dapat membuat suasan kelas semakin kaya dengan berbagai sudut pandang.

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Orasi Ilmiah: Quo Vadis Kebebasan Akademik dan Tanggung Jawab Intelektual

Kebebasan berpikir, kebebasan akademik, dan kebebasan berpendapat merupakan hak universal dan penanda utama eksistensi kaum […]

Sambutan Ketua Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera dalam Wisuda Sarjana Ketiga dan Penerimaan Mahasiswa Baru Jentera Tahun 2021

Para Guru Besar, Pengajar, Sivitas Akademika dan Pimpinan, dan Anggota Senat Sekolah Tinggi Hukum Indonesia […]

Wisuda Sarjana Ketiga dan Penerimaan Mahasiswa Baru Jentera Tahun 2021

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera menyelenggarakan Sidang Senat Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2022 dan […]

Jentera Selenggarakan Bimbingan Karier bagi Lulusan Ketiga

Bagian Kemahasiswaan dan Alumni STH Indonesia Jentera menyelenggarakan bimbingan karier untuk calon lulusan periode 2020/2021 […]

Pembelajaran dari Kasus Hibah Akidi Tio

Viralnya kasus Akidi Tio bermula dari pernyataan tertulis Humas Mabes Polri bahwa Polda Sumatera Selatan […]

Jentera dan KOMPAK Menyelenggarakan Pelatihan Advokasi Kebijakan Publik

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) menyelenggarakan pelatihan […]

Pengajar Jentera Dilantik Menjadi Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Negeri Palangkaraya

Seluruh sivitas akademika Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengucapkan selamat atas terpilihnya Muji Kartika […]

Empat Perguruan Tinggi Hukum Menyerahkan Prosiding Konsultasi Nasional Pembaruan KUHP 2021 pada Kementerian Hukum dan HAM RI dan Tim Perumus RKUHP

Pusat Studi Kebijakan Kriminal Universitas Padjadjaran, Pusat Pengembangan Riset Sistem Peradilan Pidana (PERSADA) Universitas Brawijaya, […]