Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera membuka pendaftaran mahasiswa baru pada tahun ajaran 2017-2018. Dari tiga tahap seleksi yang dibuka yakni jalur umum gelombang I dan II, Beasiswa Jentera serta Beasiswa Munir Said Thalib, terpilih 19 mahasiswa baru, yang terdiri dari 12 laki-laki dan 7 perempuan.

Mahasiswa baru tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan. Selain asal daerah yang beragam, mahasiswa baru Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera juga berasal dari latar belakang sekolah dan aktivitas yang berbeda. Beberapa mahasiswa baru juga merupakan pegiat organisasi masyarakat sipil.

Keragaman asal daerah, latar belakang sekolah dan aktivitas tersebut membuat proses perkuliahan menjadi semakin dinamis. Dengan metode pembelajaran yang juga kaya, mahasiswa baru akan banyak memiliki sudut pandang, hasil dari pertukaran informasi baik dengan pengajar maupun sesama mahasiswa.

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Jentera bersama OJK Menyelenggarakan Pelatihan Analisis Permasalahan Hukum Sektor Jasa Keuangan

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia (OJK) menyelenggarakan pelatihan bertajuk […]

Proyeksi Desain Kelembagaan Penuntutan dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera menyelenggarakan diskusi Obrolan Puri Imperium (OPIUM) bertajuk “Proyeksi Desain […]

Pengajar STH Indonesia Jentera Terpilih Menjadi Juru Bicara Komisi Yudisial

Seluruh sivitas akademika Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengucapkan selamat atas terpilihnya Miko Ginting […]

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Persidangan Penghadangan Kegiatan Tambang untuk Hak Lingkungan

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari, menjadi ahli dalam persidangan yang […]

Revisi UU Mahkamah Konstitusi Dinilai Cacat Formil

  Di tengah pandemi Covid-19, DPR dan pemerintah mengesahkan UU Nomor 7 Tahun 2020 tentang […]

Pemerintah dan DPR Harus Libatkan Masyarakat dalam Menyusun Kebijakan

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, Bivitri Susanti, bersama Professor of Law at Southwestern […]

Call For Paper Jentera: Jurnal Hukum

Jentera bertujuan memfasilitasi dan mendorong pembaruan hukum dan kebijakan di Indonesia, mempublikasikan kajian-kajian bidang hukum […]

Diskusi dan Peluncuran Buku Crime and Punishment in Indonesia

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera bersama sejumlah lembaga yaitu The Centre for Indonesian Law, Islam […]